Monday, 18 December, 2017 | KUMPULAN KISAH ORANG SUKSES & TIPS SUKSES |

Keinginan dan Motivasi yang KUAT = Faktor Penentu Kesuksesan


Keinginan dan Motivasi yang KUAT Faktor Penentu KesuksesanMungkin peribahasa ini terlalu mengada-ada. Tapi intinya adalah: KEINGINAN dan MOTIVASI yang kuat merupakan FAKTOR PENENTU TERBESAR dalam meraih sukses di bidang apapun. Di bidang bisnis? Ya. Di bidang penulisan? Ya juga. Saya yang tidak berbakat sama sekali di bidang bisnis, akan bisa jadi pengusaha sukses dan kaya raya, jika saya memang punya motivasi dan keinginan yang sangat tinggi. Dan kamu yang merasa tidak punya bakat menulis sama sekali, suatu hari nanti mungkin bisa mengalahkan popularitas Agatha Christie atau Stephen King. Who knows?

Tapi, seperti yang saya sebutkan di atas, ini semua memang kembali ke masalah pilihan hidup. Seorang teman saya pernah berkata, “Saya merasa rugi jika menghabiskan waktu hanya untuk mengetik di depan komputer dan mengarang cerita yang tidak nyata. Mending benerin genteng atau ngisi bak mandi.”

Apakah saya marah mendengar ucapan seperti itu? Insya Allah tidak, karena saya tahu ini menyangkut pilihan hidup. Terus terang, saya pun akan mengucapkan kalimat yang lebih kurang sama untuk dunia bisnis. “Saya merasa rugi jika menghabiskan waktu hanya untuk mengumpulkan downline dan merayu orang-orang untuk bergabung dengan bisnis saya.” Ini bukan pilihan hidup saya. Saya lebih suka mencari uang dengan cara menjual tulisan-tulisan saya. Saya merasa bahagia, karena lewat tulisanlah saya tidak hanya mendapat uang, tapi memiliki kesempatan yang sangat besar untuk menularkan pemikiran-pemikiran saya kepada orang lain.

Tapi tentu saja, saya harus menghargai orang lain yang menjadikan MLM dan sejenisnya sebagai pilihan hidup mereka. Toh, setiap orang pasti berbeda, bukan?

Jadi, bagi kamu yang ingin jadi penulis dan merasa tak punya bakat, saya kira inilah resep yang cukup jitu: Jadikan menulis sebagai bagian dari pilihan hidup kamu. Jangan perlakukan ia sebagai hobi semata, yang ditekuni di kala senggang saja, lalu ditinggalkan jika kesibukan tugas kantor atau pekerjaan di toko menyita banyak waktu kamu.

Ketika peluncuran buku Antologi cerpen FLP Hongkong, Helvy Tiana Rosa berkata pada para penulis di sana yang semuanya berprofesi sebagai pembantu rumah tangga, “Mulai sekarang jika ada orang yang bertanya apa pekerjaan kalian, jawablah ‘profesi kami penulis dan hobi kami membantu orang lain’.”

Saya kira, inilah sikap yang seharusnya diambil oleh penulis – baik yang berbakat maupun tidak – jika mereka ingin terjun dan sukses di dunia penulisan. Katakan pada diri kamu sendiri, “Saya adalah penulis. Hidup saya untuk menulis. Menulis adalah bagian dari gaya hidup saya.”

Pesan saya untuk para penulis yang berbakat, “Apa kamu tidak merasa rugi karena menyia-nyiakan pemberian Tuhan yang sangat berharga?”

Pesan saya untuk penulis yang tidak berbakat, “Ayolah. Kamu bisa mengalahkan para penulis yang berbakat itu, karena mereka sama sekali tidak punya niat untuk bersaing dengan kamu.”

Filed in: HOBBIE & BAKAT, TIPS SUKSES