Thursday, 21 September, 2017 | KUMPULAN KISAH ORANG SUKSES & TIPS SUKSES |

Belajar dari Seorang Big Bos


Belajar  dari  Seorang  Big  BosMemiliki Citra Diri

Jikalau  Anda  seorang  wirausahawan,  harus  mampu  bersikap  baik kepada  orang  lain,  baik  itu  para  donatur,  karyawan,  partner,  maupun customer.  Dengan  sikap  baik,  hasilnya  Anda  akan  dihormati,  bahkan  akan dikagumi.  Hal  ini  disebabkan  Anda  mempunyai  etika  yang  baik  dan  mampu bekerja dengan profesional dan penuh tanggung jawab kepada semua pihak  yang  berhubungan  dengan  Anda.

Ketika  Anda  bersikap  Sopan  Santun,  Ramah,  dan  Mengayomi  bawahan, maka  Anda  akan  mudah  untuk  mengatur  bawahan  Anda.  Mereka  akan merasa  tidak  enak  sendiri  ketika  hendak  melakukan  penyimpangan,  meskipun  Anda  tidak  mengetahuinya,  karena  di  pandangan  mereka  adalah orang  yang  luar  biasa.  Ketika  bawahan  Anda  telah  bersikap  seperti  itu maka  tandanya  mereka  telah  terbius  oleh  karismatik  Anda  sebagai  seorang  pimpinan.

Belajar  dari  Seorang  Big  Bos
Berikut  sebuah  kisah  nyata  yang  menggambarkan  pentingnya  sebuah citra  diri  dan  karismatik  wirausaha.  Suatu  ketika  pimpinan  sebuah  perusahaan  terkenal  di  dunia  mendekati  masa  pensiun.  la  sudah  terlalu  tua  untuk bekerja.  Untuk  itu,  ia  memutuskan  untuk  mengundurkan  diri. Di  masa-masa  pengunduran  dirinya,  ia  menginginkan  seluruh  karyawan  yang  selama  ini  bekerja  bersamanya  berkumpul.  Semua  orang  pun berkumpul  dan  mendengarkan  perkataan  dari  seorang  big  bos  tersebut.

Kata-kata  pertama  yang  ia  ucapkan  adalah  tentang  pengunduran  dirinya dari  kursi  kepemimpinan  dalam  perusahaan  dan  pensiun. Seketika  para  karyawan  berteriak  histeris  karena  sedih  mendengarnya. Hal  ini  disebabkan  mereka  sangat  mengagumi  dan  menghargai  big  bos  tersebut.  Mereka  merasa  sedih  sekali,  tetapi  mau  bagaimana  lagi  karena keputusan  beliau  tidak  bisa  diganggu  gugat  lagi.

Big  Boss  tersebut  sangat harum  namanya  di  mata  para  karyawannya,  hal  ini  disebabkan  beliau adalah  orang  yang  baik  hati,  bijaksana,  tegas  dan  profesional  dalam bekerja.  Setelah  kejadian  dramatis  tadi,  si  Big  Boss  melanjutkan  perkataannya yang  intinya  adalah  ingin  mendengar  kritik  dan  saran  kepadanya,  mengingat  perilakunya  dalam  memimpin  perusahaan,  karena  ia  masih  merasa banyak  berbuat  kesalahan.  Setelah  ditunggu  tidak  seorang  pun  berani mengatakannya  karena  mereka  beranggapan  bahwa  mereka  tidak  layak untuk  mengkritik  apa  lagi  memberikan  saran  kepada  beliau.

Karena  tidak  seorang  pun  yang  mengatakannya,  maka  terpaksa  dilakukan  dengan  cara  menulis  di  kertas  saja.  Setelah  kertas  dibagikan  dan kemudian  dikumpul  lagi  setelah  ditulis  oleh  para  karyawan  terjadi  hal  yang luar  biasa.  Setelah  dibaca,  isinya  adalah  pujian  dan  sanjungan  dari  para karyawan  kepadanya.

Akan  tetapi,  terdapat  satu  surat  suara  yang  mengeluarkan  kata-kata yang  luar  biasa  yang tidak  lain  adalah  kunci  suksesnya  di  mata  karyawannya sehingga  ia  sangat  karismatik.  Hal  tersebut  dituturkan  oleh  seorang  tukang pembuat  minuman  perusahaan.  ia  mengatakan,  “Terima  kasih  Bapak  telah membuat saya  merasa  terhormat,  karena  Bapak  selalu  mengatakan  kepada  saya  “Tolong”  setiap  kali  meminta  sesuatu,  dan  mengucapkan  “Terima kasih”  setelah  pesanan  Bapak  saya  antarkan.  Padahal  Bapak  semestinya tidak  usah  mengatakan  seperti  itu  karena  Bapak  membayar  saya  untuk melayani  Bapak.” Sebuah  kejadian  yang  luar  biasa  bukan,  tanpa  disadari  bahwa  bersikap baik  kepada  karyawan,  artinya  Anda  telah  menghargai  dan  menghormati mereka.  Untuk  itu,  mulai  sekarang  biasakanlah  mengucapkan  kata  “tolong” setiap  meminta  sesuatu  dan  “terima  kasih”  karena  tindakan  tersebut  sama halnya  memuliakan  orang  lain.

Apa  yang  dilakukan  oleh  Big  Boss  tersebut  adalah  perilaku  yang  luar  biasa.Tindakannya yang bijaksana  dan  berprilaku baik dengan  menghormati para  karyawannya  adalah  salah  satu  rahasia  suksesnya.  Bahkan  hal tersebut  sangat  terasa  ketika  sang  Big  Bos  hendak  mengundurkan  diri  dari  perusahaan  tempat  mereka  bekerja.  Para  karyawan  sangat  terpukul dan  bersedih  karena  kehilangan  seorang  Big  Boss  yang  selama  ini  mereka kagumi  dan  sangat  hormati  karena  tindakannya  dalam  menghargai  karyawannya.

Berbeda  jika  seorang  Big  Bos  tersebut  orang  yang  sombong  dan  tidak beritikad  baik.  Tentunya  para  karyawan  tidak  akan  menghormati  dan  mengaguminya,  bahkan  mereka  akan  berharap  semoga  orang  tersebut  akan cepat  enyah  dari  perusahaan  tempat  mereka  bekerja.  Bahkan  mungkin para  karyawan  akan  mengundurkan  diri  dari  kerjaan  mereka  di  perusahaan  tersebut.

Siapa  coba  yang  menyangka  dengan  mengucapkan  kata-kata  “Tolong” dan  “Terima  kasih”  adalah  sebagai  sebuah  penghormatan  bagi  para  karyawan.  Dengan  kata-kata  tersebut  para  karyawan  merasa  sangat  dihargai sehingga  mereka  bekerja  dengan  sepenuh  hati  dan  malu  ketika  berbuat sesuatu  yang  tidak  benar  disebabkan  citra  diri  seorang  Big  Bos nya.
Begitu  juga  dengan  para  wirausahawan.

Seorang  wirausahawan  harus mampu  mengayomi  dan  memotivasi  para  karyawannya  sehingga  mereka akan  bekerja  dengan  baik,  profesional,  dan  sepenuh  hati.  la  juga  harus memberikan  contoh  yang  sesuai  dengan  apa  yang  diucapkan.  Tepatnya, jika  dikatakan  sebagai  suri  tauladan  para  karyawan.  Dengan  tindakan  demikian,  akan  membuat  Anda  dihargai  dan  dikagumi  oleh  para  pekerja, partner,  bahkan  customer  bisnis  Anda.

Copyright: kisah-sukses.info

Filed in: INSPIRASI HIDUP, KATA-KATA SUKSES, TIPS SUKSES